Biarkan kembali kurangkai kata yang membuatku rindu,
Rindu akan sebuah cinta yang kuharap tak dibubuhi nafsu.
Untaian ini, sengaja kujadikan obat untuk hati,
karena kutahu, hati tak sanggup menyapa, karenanya kukirim lewat untaian kata.
Assalamu'alaikum Cinta sejati..
Bagaimana imanmu hari ini?
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair. Tampilkan semua postingan
Jumat, 12 Mei 2017
Selasa, 09 Mei 2017
Putuskan Saja
Hujan yang turun malam ini, membuat hati seorang insan mantap untuk putuskan berbuat untuk-Nya.
Sebelumnya,
Ia berandai... ingin sekali malam panjangnya di isi dengan mengingat-Nya,
Ingin pula Kalam-Nya yang ajaib, ia lahap dan pahami sampai tetesan air mata membersama,
Dan... ia juga ingin merasakan nikmatnya Sujud panjang sepanjang malam, hingga merasakan kehadiran-Nya.
Awalnya memang ia berandai,
Namun...
Semakin berjalannya waktu,
Ia pun mantapkan hatinya untuk berbuat kesana.
Sebelumnya,
Ia berandai... ingin sekali malam panjangnya di isi dengan mengingat-Nya,
Ingin pula Kalam-Nya yang ajaib, ia lahap dan pahami sampai tetesan air mata membersama,
Dan... ia juga ingin merasakan nikmatnya Sujud panjang sepanjang malam, hingga merasakan kehadiran-Nya.
Awalnya memang ia berandai,
Namun...
Semakin berjalannya waktu,
Ia pun mantapkan hatinya untuk berbuat kesana.
Jumat, 21 April 2017
Sajak Senja
Angin sepoi sore ini mengajarkanku arti sebuah keikhlasan,
Saat kian lama kumenanti sebuah harapan,
Saat asa kurangkai matang-matang,
Sambil malu-malu... aku mulai menuliskan segores nama yang kuagungkan, kesungguhanpun mulai kutanam,
Namun... disaat waktunya datang,
Harapan ikrar tersampaikan hanya sebuah mimpi tak tercapai,
Sujud panjang mulai ku persembahkan,
Doa tulus mulai kurangkai,
Menangis sesak menahan rasa yang akhirnya tinggal kenangan,
Hingga akhirnya, kutemukan sebuah jawaban.
Saat kian lama kumenanti sebuah harapan,
Saat asa kurangkai matang-matang,
Sambil malu-malu... aku mulai menuliskan segores nama yang kuagungkan, kesungguhanpun mulai kutanam,
Namun... disaat waktunya datang,
Harapan ikrar tersampaikan hanya sebuah mimpi tak tercapai,
Sujud panjang mulai ku persembahkan,
Doa tulus mulai kurangkai,
Menangis sesak menahan rasa yang akhirnya tinggal kenangan,
Hingga akhirnya, kutemukan sebuah jawaban.
Sabtu, 19 Juli 2014
Buat Apa?
Kau tidak perlu memaksakan diri menyukaiku
Buat apa?
Kita hidup dalam dua kehidupan yang berbeda.
Setiap manusia memiliki kehidupan masing-masing
Tidak bertemu di satu titik kehidupan tidak masalah.
Kau sungguh tidak perlu memaksakan diri menyukaiku
Buat apa?
Kamis, 01 Mei 2014
Sajak "Jalanku Masih Panjang"
Wahai perasaan
Kau buat pagiku jadi mendung, soreku jadi kelam
Kau buat siangku jadi gelap, dan malam semakin gulita
Kau buat beberapa menit lalu aku gembira,
untuk kemudian bersedih hati
Kau buat pagiku jadi mendung, soreku jadi kelam
Kau buat siangku jadi gelap, dan malam semakin gulita
Kau buat beberapa menit lalu aku gembira,
untuk kemudian bersedih hati
Sajak Cinta
masa lalu boleh sesekali dikenang
masa depan yang harus terus dijelang
masa lalu takkan pernah terulang
jangan biarkan ia selalu membayang
masa depan yang harus terus dijelang
masa lalu takkan pernah terulang
jangan biarkan ia selalu membayang
Senin, 21 November 2011
Andai Ku Pergi Dulu
Cerita hidup kian berlalu
Membawaku ke penghujung
Kaku langkah kian lemah
Kelu lidah untuk bicara
Langit jingga warna senja
Desir bayu membisik duka
Kealpaan nan semalam
Inginku lepaskan luka silam
Bersama rayu doa
Damba keampunanNya
Andai diriku pergi
Tinggalkanmu sendiri
Usah kau sedih
Usah tangisi duga dari Ilahi
Andaiku pergi dulu
Tiba ketika dan waktu
Telah tertulis takdir untukku
Perjanjian yang Maha Agung
Doakanku sejahtera disisiNya
Rasa gentar rasa rindu
Bertarung di fikiranku
Wajah ceria, senyum manja
Kisah kita menghapus resah
Maafkan diriku kasih
Karna buat kau menangis
Restuiku dengan cinta
Jangan kau titiskan air mata
Pintaku ridhailah
Terima kasih atas segalanya
Hidup ini sementara
Ujian pasti setia hati
PadaMu kekasih
Moga rahmat hidayahMu
Mengiringiku, menemaniku
Saat akhir waktu
Bersaksi diriku
Tiada lain hanya Kau satu
Memiliki cintaku
Ku serahkan segalanya kepadaMu
Oleh: Hati Bertasbih
Membawaku ke penghujung
Kaku langkah kian lemah
Kelu lidah untuk bicara
Langit jingga warna senja
Desir bayu membisik duka
Kealpaan nan semalam
Inginku lepaskan luka silam
Bersama rayu doa
Damba keampunanNya
Andai diriku pergi
Tinggalkanmu sendiri
Usah kau sedih
Usah tangisi duga dari Ilahi
Andaiku pergi dulu
Tiba ketika dan waktu
Telah tertulis takdir untukku
Perjanjian yang Maha Agung
Doakanku sejahtera disisiNya
Rasa gentar rasa rindu
Bertarung di fikiranku
Wajah ceria, senyum manja
Kisah kita menghapus resah
Maafkan diriku kasih
Karna buat kau menangis
Restuiku dengan cinta
Jangan kau titiskan air mata
Pintaku ridhailah
Terima kasih atas segalanya
Hidup ini sementara
Ujian pasti setia hati
PadaMu kekasih
Moga rahmat hidayahMu
Mengiringiku, menemaniku
Saat akhir waktu
Bersaksi diriku
Tiada lain hanya Kau satu
Memiliki cintaku
Ku serahkan segalanya kepadaMu
Oleh: Hati Bertasbih
Minggu, 20 November 2011
Rayuan Maut + Gombal = Berbahaya

ketika wajahmu yg elok berpaling kearahku,
begitu indah senyum manismu memberi ruang di hatiku,.
ketika tatapanmu berlabuh di kalbuku,
begitu hidup suasana khayalku pada saat itu,.
tapi, tak bisa kubayangkan, jika dirimu tak ada disetiap hari-hariku
tak sanggup aku acuhkan, jika dirimu pergi dari kesibukanku
betapa penting kehadiranmu dikehidupanku,.
betapa berharganya dirimu bagiku.
Soobaat...
Seperti itukah ungkapan cinta itu...
Ingatlah....sobat...
Kala kita terjatuh di jurang cinta semu
Syahwat terasa hangat, bak mentarinya Ilahi di pagi hari
Sentuhan terasa halal, bak bidadari surga membelai dalam cinta
Pertemuan dengannya terasa manis bak merpati yang sedang merindu
Kata2 gombalpun mengalir bak aliran laut yang murni
Dunia telah menipu kita dalam cinta semu yang salah
Sobat, kembalikan lagi cinta itu
Cinta yang mengantarkan kita kesurga-Nya
Cinta yang diridhoi-Nya.
Cinta yang dibaluti ridha Illahi.
Cinta yang bermuara pada kerinduan tuk mereguk pahala-Nya.
Bukan cinta yang merusak dan dimurkai-Nya.
Jagalah CIntaMu jangan campurkan dengan Maksiat
Hingga, tiba saatnya, degup2 penantian hati,
Siapakah sesosok pangeran jiwa yang akan melongok beranda hati
Dan taman cinta fithrahmu,
Ialah yang berhak mencintaimu dengan ketulusan jiwanya.
Inilah cinta tersuci itu.
Sabtu, 19 November 2011
Pahlawan Sejati
Janganlah risaukan akan nikmat-nikmat yang belum kita miliki
Tapi risaukanlah nikmat-nikmat yang belum kita syukuri
Sesungguhnya pahlawan sejati adalah
Mereka yang mengukir sejarah umat ini
Dengan darah-darah mereka
Membangun kemuliaan dengan jasad-jasad mereka
Dan membangun benteng-benteng dengan
Tulang belulang mereka
bangkit wahai Pemuda Islam
Tapi risaukanlah nikmat-nikmat yang belum kita syukuri
Sesungguhnya pahlawan sejati adalah
Mereka yang mengukir sejarah umat ini
Dengan darah-darah mereka
Membangun kemuliaan dengan jasad-jasad mereka
Dan membangun benteng-benteng dengan
Tulang belulang mereka
bangkit wahai Pemuda Islam
Langganan:
Postingan (Atom)