Senin, 23 Januari 2012

Sahabat Alam -MusikalLaskarPelangi-

Eka Deli & Ensemble Anak - Anak Laskar Pelangi


hujan pelangi matahari
lautan gunung tebing
rumput savana di bukit bukit
bunga bunga warna warni

semua ada disini untuk kita jaga dan sayangi
semua menanti, semua yang ada
untuk kita pelajari

savana…
padang rumput hijau
dengan semak terpencar diantara rerumputan
karena keadaan tanahnya dan kebakaran yang terjadi
muncul padang rumput indah terhampar luasnya
sedikit pepohonan… itulah savana

hujan…
terjadi karena
air laut menguap terkena sinar mentari
terbentuklah titik air pada awan
semakin lama semakin menebal
dan akhirnya awan tak sanggup lagi menopang
titik titik air itu… turunlah hujan
(“hei mahar sedang apa kau?” “aku sedang berbicara dengan alam. dengar dengar, ia sedang marah, ibunda. karna tanahnya terus digali. ia menangis!” “hei mahar! Kamu selalu saja bergaya seperti seniman. Tapi sesungguhnya, kau lebih mirip dukun!” “hahaha…”)


(“hmm…aku suka bau hujan. kenapa bau hujan bisa wangi ya?”)
sumber bau harum dari minyak aksiri
diproduksi tumbuhan dan kemudian diserap
oleh bebatuan dan tanah lalu dilepas
ke udara pada saat hujan turun

pelangi…
adalah cahaya
yang muncul di langit saat mentari bersinar
keatas titik air hujan yang jatuh
hingga muncul tujuh sinar
merah jingga kuning hijau biru nila ungu
mejikuhibiniu… itulah pelangi

(“permaian macam apa itu?” “itukah yang namanya kursi roda?”
“Bodoh kali kau! Itu bukan kursi roda”
“Lalu, apa namanya, Rek?”
“Manalah aku tahu baru kali ini aku melihat sepatu ada rodanya”
“Huuu…”
“Hei hei hei! Mau apa kalian disini!? Sana pergi, pergi…!”)
kita mereka apa bedanya
sama sama manusia
mungkin mereka memang miliki beberapa kelebihan
jangan berkecil hati kita juga punya kelebihan
halaman bermain lapangan yang luas untuk kita berlari

hujan pelangi matahari lautan gunung tebing
rumput savana di bukit bukit bunga bunga warna warni
semua ada disini untu kita jaga dan sayangi
semua menanti semua berharap jadi sahabat kita
jadi sahabat kita…

Mahar & Alam -MusikalLaskarPelangi-


Teuku Rizki & Ensemble Anak – Anak Laskar Pelangi
Musikal Laskar Pelangi


mengapa kalian ragu
mengapa kalian harus malu
kalian punya mahar seniman belitong yang hebat
kita perlu ikut karnaval


kita tak perlu kaya
kita tak butuh banyak dana
serahkan pada mahar dan alam akan tercipta karya besar
kita harus ikut karnaval


sudah waktunya kita pamerkan pada semua
sudah saatnya semua ingat sekolah kita ada
jangan pikirkan perkara kalah dan menang
tapi jangan salahkan mahar
karna bisa jadi kita menang


mengapa kalian ragu (kami tak ingin ragu)
mengapa kalian harus malu (kami tak yakin mampu)
percaya pada mahar seniman penuh dengan imajinasi
alam jadi sumber inspirasi (mampukah kita beraksi)


sudah waktunya kita pamerkan pada semua
sudah saatnya semua ingat sekolah kita ada
jangan pikirkan perkara kalah dan menang
tapi jangan salahkan mahar karna bisa jadi kita menang


kita tak perlu kaya (kita tak perlu kaya)
kita tak butuh banyak dana (tak butuh banyak dana)
serahkan pada mahar dan alam akan tercipta karya besar
kita siap ikut karnaval

Anak Pelangi -MusikalLaskarPelangi-


Anak Pelangi -MusikalLaskarPelangi-

Ensemble Anak – Anak Laskar Pelangi
Musikal Laskar Pelangi


kami anak anak pecinta pelangi
pak ketipak ketipung
mejikuhibiniu
kami ke sekolah diantar pelangi
pak ketipak ketipung
mejikuhibiniu


kami memang anak miskin
tapi penuh mimpi
walau tak bersepatu
dan hanya berbuku satu
kami slalu yakini cita cita kan teraih
pak ketipak ketipung
mejikuhibiniu


kami anak anak SD PN Timah
dam dididam dididam
sekolah yang terbaik
ada banyak guru di dalam sekolah
dam dididam dididam
sekolah yang terbaik


kami memang anak PN
sgala kami punya
seragam dan sepatu
ganti setiap waktu
kami slalu yakini
kami tak tertandingi
dam dididam dididam
sekolah yang terbaik


pak ketipak ketipung
mejikuhibiniu

Sabtu, 31 Desember 2011

Ngakak Yuk :D

Seekor anak tikus bertanya sama induknya
Anak tikus: ma, ma, itu apa ma?
Induk: itu kelelawar nak
Anak tikus: kok mukanya mirip kita ya ma?
Induk: oh iya nak, itu masih sodara kita, cuman waktu sekolahnya dia ngambil jurusan penerbangan
Anak tikus: @#*:!
#CeritaAsem (via Benz)



Face Book(1-10) VS Twitter(1-10)
anda milih yg mana??

abang : dek, abang kn udah lama tuh, ga pulang2 krumah,
nah skrang abang mau ngasih dedek hasil yg slama ini
abang dpet, mau ga?
dedek : mau lah bang, siapa jga yg ga mau, emank hasil nya
apa tuh? (ngarep.id)
abang : selama ini abang tlah buat kota sendiri loh..! :D
dedek : ahk.. yg bener?
abang : beneran donk..
dedek : emank nama kotanya apa?.. dan lokasi nya dimana?
abang : namanya -abang town- kalo lokasi sangat strategis loh.. di -AS-!
dedek : waw!! keren tuh bang,

Senin, 21 November 2011

Mengungkap Rahasia Wanita Muslimah?


Bagi Muslimah,Wanita shalihah merupakan cita-cita dan usaha.

Bagi Muslimin,Wanita Shalihah merupakan dambaan dan keriteria.

■ Seorang wanita shalihah lebih baik dari 70 orang waliyullah.
■ Seorang wanita jahat lebih buruk daripada 1000 lelaki yang jahat.
■ Dua rakaat shalat dari wanita hamil lebih baik daripada 80 rakaat shalat wanita yang tidak hamil.
■ Wanita yang memberi susu kepada anaknya dari buah dadanya akan mendapat satu pahala dari tiap-tiap tetes susu yang diberikannya.
■ Apabila seorang suami pulang kerumah dalam keadaan letih dan istrinya melayani dengan baik maka mendapat pahala jihad.

Sebatas Cinta


Akhina wa Ukhtina, saudara (i) sahabatz semuanya, atau siapa aja deh yang penasaran ama yang namanya “cinta”, ada kabar asyik tentang perasaan aneh yang satu ini. Ternyata ketidakabadian cinta itu bukan hanya sebuah mitos doang atau cerita-cerita dalam sinetron, atau dongeng sebelum tidur, atau apalah namanya, tetapi dah bisa dibuktiin secara ilmiah lho…



Hal ini semakin jelas saat dikemukakannya teori four years itch oleh seorang antropolog asal negeri si Rambo, Amerika Serikat. Namanya Helen Fischer. Dia menemukan fakta bahwa ternyata cinta itu garansinya ngga lebih dari empat tahun. Ini mengindikasikan bahwa cinta itu emang ngga abadi (dalam kasus ini kita ngebahas tentang cintanya para remaja saat pacaran yang rata-rata lebih didominasi oleh nafsu).


Makanya, buat kalian yang saat ini lagi berjuang menaklukkan hati seseorang, atau bagi kalian yang udah merasa sukses menjalani aktivitas pacaran, hal ini sangat penting untuk kalian ketahui.





Harus diakui, cinta emang kebutuhan primer setiap manusia. Once more, kebutuhan primer. Namun terkadang kita salah dalam menginterpretasikan anugerah Allah ini. Perasaan cinta yang mendominasi remaja saat ini tidak lebih dari sebuah kamuflase yang ngga jelas arahnya. Datang ngga dijemput, pulang pun ngga minta pamit. Ya, cinta emang mirip ama jelangkung yang sama sekali ngga membawa manfaat buat kita. Ngga heran kalo kemudian muncul ungkapan yang menganggap cinta itu kayak permen karet. Awalnya aja yang manis, lama kelamaan akan terasa hambar dengan sendirinya, meski banyak kalangan yang mengklaim bahwa cintanya ngga pernah mati. Wah, mirip slogan Kartu A*, ngga ada matinya…

Padahal kalo kita kaitkan ama Hukum Gossen (masih ingat kan ama teori ekonomi yang satu ini?), yakni saat kebutuhan manusia pada suatu hal senantiasa terpenuhi, maka pada akhirnya akan mengalami kebosanan dan tentunya beralih mencari hal-hal baru. Nah, tuh kan…?



Kembali ke teori four years itch. Menurut Helen Fischer, saat terkena Virus Merah Jambu (VMJ), orang brewok nan sangar pun bisa menjadi lebih romantis. Perubahan yang demikian itu diakibatkan oleh hormon yang diproduksi oleh otak.


Trus, muncul berbagai pertanyaan, gimana sech caranya hormon itu bekerja saat seseorang lagi falling in love…? Emangnya cinta itu lahir hanya karena hormon doang…? Tentu saja bekerjanya hormon-hormon tersebut ngga terjadi gitu aja melainkan melalui beberapa tahap. Dalam bukunya, Penuntun Mengapa Harus Pacaran, Rabiatul Adawiyah menjelaskan bahwa proses bekerjanya hormon itu melalui tiga tahap.



Tahap pertama, yakni saat munculnya sebuah “kesan” ketika terjadi interaksi dengan lawan jenis. Misalnya, kontak mata dalam pandangan pertama. Ceileee…


Saat itulah otak mulai bekerja kayak komputer yang merekam data-data dan mencocokkannya dengan data sebelumnya. Nah, ketika itu mulailah seseorang mencari tau sebab ketertarikannya dengan lawan jenis.



Setelah itu, muncul hormon phenylethelamine (PEA). Ini dia tahap kedua. Hormon yang sulit diucapkan ini, adalah penyebab timbulnya senyum saat kesan tadi muncul. Trus, hormon dopamine dan norepinephrine yang juga terdapat dalam saraf manusia turut ambil bagian. Kumpulan hormon inilah yang secara berjamaah menjadi pemicu munculnya gelora cinta. Tapi sayang sekali, setelah dua tiga tahun daya tahan hormon-hormon ini mulai berkurang. Ughhh…

Trus, tahap terakhir, tahap ketika gelora cinta tadi mulai mereda berganti dengan kasih sayang. Kemudian hormon endorphins, senyawa kimia yang identik dengan morfin mengalir ke otak dan menimbulkan efek kayak narkotika. Nah, dalam kondisi kayak gitu, jiwa seseorang akan merasa damai, bahagia dan enak tenang…



Ikhwani Fillah yang disayangi Allah…



Ternyata efektivitas hormon-hormon itu cuma sekitar empat taon lho! Sebagaimana sebuah reaksi kimia, maka setelah itu ngga berbekas lagi. Fischer mengungkapkan bahwa kebanyakan pernikahan berakhir dengan perceraian saat menginjak usia empat tahun. Kalau pun bertahan, masih menurut Fischer, pasti karena faktor-faktor laen. Duh kacian yah…

Cinta emang ngga semata-mata muncul karena hormon aja. Banyak kok faktor yang mempengaruhi, termasuk salah satunya faktor sosial. Dalam hal ini, seorang psikolog yang juga dari negerinya si Rambo, Diana Lie, mengemukakan bahwa orang yang menjalani masa pernikahan atau pun pacaran dalam waktu yang lama, itu disebabkan oleh faktor friendship alias persahabatan.



Nah, masih percaya ngga kalo cinta itu bisa awet…? Makanya, kalo mau nunjukin bahwa cinta kalian adalah cinta sejati, nikah dong…!!! Tunjukin bahwa kalian emang patut dicatat dalam sejarah percintaan yang langsung nikah tanpa lewat pacaran. Lagian kalo dipikir-pikir, keuntungan apa sih yang didapatkan lewat aktivitas syahwat itu? Malah realitas menunjukkan bahwa mudharat (kerugian) yang dihasilkan dari aktivitas itu lebih gede dibanding maslahatnya (keuntungannya). Betapa tidak, orang yang sejatinya belum jelas untuk kita jadikan istri or suami, udah bikin kita puyeng tujuh keliling.



Adalah sebuah pekerjaan sia-sia ketika setiap saat kita mikirin anak orang, jajanin anak orang, bahkan marah-marahin anak orang yang udah jelas belum ada aqad secara sah yang mengikat hubungan kita. Sadar ngga, semua hal itu nggak pernah terpikirkan karena otak udah tersumbat akibat pengaruh cinta tadi. Cinta yang hanya dilandasi nafsu syahwaniyah. Cinta yang membutakan pandangan dalam melihat sebuah kebenaran.



Yakin aja dhe bahwa kalian ngga bakalan punah kalo ngga kenal aktivitas pacaran. Malah justru sebaliknya nih. Lho, kok bisa? Lha iya. Coba aja dipikir, ketika seorang mengalami broken heart alias patah hati, trus… muncul perasaan sedih tak terbendung yang ngga tau mau dibagi ama siapa, ditambah lagi udah dipanas-panasin ama syaithan, maka bukan hal yang mustahil ketika ia mengambil keputusan terburuk. “Bunuh diri…!!!” udah banyak tuh kasus kayak gini yang bisa jadi bahan pelajaran buat kita. Dengan alasan mempertahankan “cinta suci”, ada yang malah bunuh diri berjamaah.


Alih-alih mengakhiri penderitaan, malah mengorbankan jiwa yang sangat dijunjung tinggi oleh agama. Ia justru menuju pada penderitaan tiada akhir. Bunuh diri sama halnya mengambil jalan pintas menuju neraka…



Oleh karenanya, tanamkan dalam diri prinsip “Jojoba” alias Jomblo-jomblo Bahagia. I can be happy without darling, saya tetap bisa hidup tanpa kekasih. Meski prinsipnya ngga keren, tapi bahasanya funky men… *_*



Once more, pacaran itu ngga ada gunanya. Sama sekali ngga ada. Allah udah ngelarang kita mendekati zina yang ditegaskan dalam firman-Nya pada Surah al-Isra’ ayat 32. Bukankah pacaran adalah sarana menuju perilaku binatang tersebut? Jadi, buat kalian yang udah terlanjur berikrar sumpah setia ama pasangannya, atau udah ngaku-ngaku bahwa cintanya seluas jangkauan tel**msel, masih ada kesempatan untuk merubah diri. Jangan ditunda-tunda lagi. Sebab siapa yang bisa jamin kalo kita masih bisa menikmati sinar mentari esok pagi?



Islam udah ngatur bagaimana seharusnya kita berinteraksi ama lawan jenis. Apalagi dalam hal mengenal calon pasangan hidup, ngga’ maen embat kiri kanan aja. Karena itulah diperlukan sarana terbaik, yakni Ta’aruf.


Kita ngga dilarang jatuh cinta, sebab hal itu sama halnya membunuh fitrah manusia. Emang bisa…? Tapi, aplikasinya tuh yang salah. Sebab kebanyakan kita keliru bereksperimen saat kesambet VMJ ini. Sekali lagi, ada alternatif laen. Ta’aruf…!!!



Tapi sekarang, orang-orang pada bingung, gimana seh caranya mengenal pasangan hidup tanpa lewat pacaran? Kayak beli karung dalam kucing aja (eh, kebalik tuh…!). Truss, di sisi laen, pacaran yang ngga ada komitmen lebih jauh buat nikah ternyata dilakoni oleh kebanyakan kita. Dengan anggapan bahwa pacaran ngga harus nikah. Lebih gampang?! Beda ama ta’aruf. Ujung-ujungnya tentu saja biar bisa nikah. Berat bro’…!!!”



Nah, di sinilah bedanya yang suka maen-maen ngejalani hidup ama yang serius menjadikan hidup ini untuk bekal akhirat. Yang pasti, segudang keuntungan bakal kalian dapatkan jika mengenal calon pasangan hidup lewat ta’aruf. And ngga hanya itu, keuntungan dunia wal akhirat bisa kalian peroleh kalo mampu mempertahankan kesucian cinta kalian di atas norma-norma yang udah diatur dalam agama.



Nah, buat saudara-saudariku, masih pengen pacaran…???



Saya jadi keingat pada nasihat dari Ustadz Aa Gym yang sangat penting untuk kita fahami maknanya. Kata beliau:



Saudaraku..

Bahu membahulah membangun cinta dengan para pecinta

Cinta kebenaran…

Cinta Rasulullah…

Cinta semata-mata karena Allah.

Berbahagialah orang yang hatinya dihidupkan dengan cinta.

Seindah-indahnya cinta adalah cinta kepada penggenggam alam semesta

Yang Maha Mencintai dan tak pernah putus cinta-Nya.

Wallahua’lam bish shawwab.


By Editeed FHAA dari satu sumber ^_^

Wahai Kaum Adam


Pria yang menarik, tidak harus selalu tinggi besar, tidak harus selalu sukses dalam bisnis, juga tidak harus berduit banyak melebihi berat badan, tetapi bisa membuat wanita merasa senang, membuat wanita merasa ingin mendekat, dan juga tulus hati.

Sebenarnya wanita menuntut pria, bukanlah harus selalu memiliki segala pesona dan keunggulan seorang pria, tetapi ada satu hal, seorang pria harus hidup dengan harga diri, dalam hati seorang pria harus ada seorang wanita yang lebih penting dibandingkan dengan pekerjaannya, teman, pergaulan dan lain sebagainya.
Melihat pria-pria di sekitar kita, ada yang setelah berduit lupa akan jalinan cinta suami istri, putus hubungan dengan orang tua, pria semacam ini tidak ada yang mengagumi. Ada juga yang setelah naik pangkat lupa akan segalanya, pria yang memandang sebelah mata pada orang lain, juga tidak akan mendapatkan senyuman dari orang lain. Mengapa demikian? Karena ia tidak berperasaan.

Pria yang menarik mengerti bahwa begitu ia keluar dari rumah ia adalah seorang Direktur, seorang General Manager, seorang pemimpin, bahkan merupakan seseorang yang statusnya lebih tinggi lagi, tapi setelah pulang ke rumah dia hanya tahu bahwa dirinya adalah suami bagi seorang istrinya di rumah, adalah seorang ayah dari anak-anaknya, adalah anak dari orang tuanya, dan hanya status inilah yang kekal.

Maka tidak perlu didesak, dia juga akan pro aktif pergi ke supermarket untuk belanja sayur-sayuran, juga memasak sendiri, tanpa peduli ia akan rugi jika membeli sayuran seorang diri, tak peduli kalau dirinya bukan ahli masak. Selain itu, pada saat mood-nya sedang baik, diam-diam ia akan menggendong istrinya sekedar berputar-putar hingga nafasnya tersenggal-senggal dan keringat bercucuran, tapi ia dapat merasakan kebahagiaan.

Pria yang menarik ada kalanya juga bisa membuat wanita marah, mungkin juga tak akan mengakui kesalahannya, tapi menghadapi wanita khususnya dalam menghadapi celaan istrinya sendiri, ia tidak akan membanting pintu dan pergi begitu saja, tidak peduli itu dibuat-buat atau tidak. Dia akan menerima omelan dengan ‘patuh’, tidak membantah karena di dalam hatinya sudah ada jawaban.

Biarkan saja sang istri terus mengomel, setelah mengomel sang istri akan mencaci maki, setelah mencaci maki dia akan menangis, lalu setelah menangis dia akan kembali tertawa. Setelah sang istri selesai mencaci maki hingga kemudian mulai tertawa, sang pria akan mulai ‘tidak patuh’ lagi, sebab kini kesempatan bagi pria telah tiba. Tentu saja, saat itu, bagi wanita, sang istri, pria ini sudah tidak bersalah lagi.

Pria yang menarik bisa mengerjakan pekerjaan yang sangat besar, bisa bekerja keras demi pekerjaannya, bisa membela temannya demi keadilan, tapi di hadapan wanita dia sangat bijaksana, tidak akan berbuat hal sekecil apa pun yang bisa membuat wanita sedih, tidak akan melakukan hal sekecil apa pun yang dapat membuat wanita memandang rendah dirinya.

Sebab ia mengerti, dengan melakukan pekerjaan sebesar apa pun juga ia tidak akan bisa mendapatkan dunia, akan tetapi jika membuat seorang wanita sedih, membuat seorang wanita memandang rendah dirinya, apalagi wanita tersebut adalah wanita tambatan hatinya, maka ia akan kehilangan seluruh dunianya. Prinsip ini sebenarnya tidak mendalam, tidak mampu mendapatkan cinta seorang wanita, tidak dihargai dan dikagumi wanita, apalah artinya?

Manusia hidup di dunia ini, sangat sulit mencapai taraf mendapatkan "ikan dan telapak beruang" secara bersamaan, sebagai seorang pria juga demikian. Jadi dalam kehidupan ini tidak peduli apa pun yang kurang dalam hidup kita, tidak peduli masih harus melakukan hal apa pun, apa pun yang kurang dalam diri seorang pria, ada satu hal yang paling baik untuk selalu diingat, yaitu jadilah pria yang menarik.

Jadi seorang pria yang menarik dan bermoral, di dalam pandangan seorang wanita, mungkin adalah pria yang terbaik. (The Epoch Times/lin)