Sabtu, 04 Juli 2015
Kotak Kado dari Kertas Kardus
Bila kamu ingin memberikan hadiah atau souvernir kepada keluarga, saudara, atau teman dekat kamu bisa memanfaatkan kardus ini. Jangan salah ya, biarpun terbuat dari kardus tapi kotak kado ini sangat cantik dan elegan sehingga bisa menambah nilai hadiah yang kamu berikan. Untuk membuat kerajinan tangan ini kamu hanya memerlukan peralatan sederhana berupa pisau dan juga lem serta bahan seperti kertas kardus dan lem. Untuk membuatnya kamu bisa mengikuti langkah-langkah pembuatnya seperti pada gambar berikut ini.
Lampu Hias dari Kardus
1. Ambil kardus bekas yang akan dipakai, tandai dengan pensil dengan membentuk pola persegi panjang dengan ukuran panjang 60 cm dan lebar 21 cm. Kemudian potong kardus tersebut sesuai dengan pola yang telah kamu buat tadi.
Kamis, 14 Mei 2015
Kisah di Dapur Ibu
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah ditanya seorang sahabatnya :"Siapakah orang yang paling utama yang aku berbuat baik kepadanya?" Maka beliau mengatakan...":Ibumu"..."Kemudian siapa lagi.?".."Ibumu".. "kemudian siapa lagi ..?" "Ibumu..kemudian bapakmu.."
Perasaan seorang Ibu sangatlah sensitif dan berharga...
Bahkan...seorang sahabat pernah diperintahkan untuk membuat ibunya tertawa karena Ia menangis karena sang anak hendak hijrah..
“Abdulah bin Amru, suatu hari datang menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Ia berkata, ‘Duhai Rasulullah! Aku sangat ingin berhijrah bersamamu. Namun tadi, aku meninggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan MENANGIS. Apa yang harus kulakukan’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Pulanglah. BUATLAH MEREKA TERTAWA, sebagaimana engkau telah membuatnya menangis.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahih-nya II: 63, Abu Dawud II: 17, Ibnu Majah II: 930, dan Ahmad I: 160)
Allahu akbar...
Bahkan ada ayat yang turun dari langit ke tujuh berisi
Sabtu, 09 Mei 2015
Fakta Ilmiah Dibalik Waktu Sholat
Dibalik
wajibnya melaksanakan Shalat Fardhu, ternyata dari waktu sholat yang 5
waktu itu terkandung banyak hikmah yang bisa kita dapatkan dilihat dari
faktor kesehatan, ilmu pengetahuan, psikologi dan lain-lain. Berikut
pengamatan para ahli di bidangnya mengenai masalah waktu sholat, salah
satu rukun Islam, karena ada rahasia dibalik peralihan/perpindahan waktu
sholat.
Setiap perpindahan/peralihan waktu sholat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam yang bisa diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini tidak asing bagi penggemar dan praktisi fotografi/video/film juga dalam industri cahaya/lampu,percetakan, astrofisika dan lain-lain karena ada istilah suhu/temperatur warna (color temperature) dimana kalau siang itu bluish (kebiru-biruan) dan kalau sore itu reddish(kemerah-merahan)- Suhu warna biasanya menggunakan satuan Kelvin (K) sebagai perangkat pengukurannya.
WAKTU SUBUH
Pada waktu subuh, alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi
Setiap perpindahan/peralihan waktu sholat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam yang bisa diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini tidak asing bagi penggemar dan praktisi fotografi/video/film juga dalam industri cahaya/lampu,percetakan, astrofisika dan lain-lain karena ada istilah suhu/temperatur warna (color temperature) dimana kalau siang itu bluish (kebiru-biruan) dan kalau sore itu reddish(kemerah-merahan)- Suhu warna biasanya menggunakan satuan Kelvin (K) sebagai perangkat pengukurannya.
WAKTU SUBUH
Pada waktu subuh, alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi
Kamis, 22 Januari 2015
Cantiknya UNS-ku
Ini adalah sebagian bunga yang berhasil aku abadikan dari taman yang berada di fakultas MIPA
Terbang di Air
Snorkling.
Tahu istilah snorkling sendiri juga baru, dari temen sekamar di kost. Lihat
foto-fotonya saat dia snorkling kok kayaknya seru. Tanya-tanya deh dimana itu.
Dikasih tahu kalau nama tempatnya Umbul Ponggok di daerah Klaten.
Oke,
daerah Klaten. Ngajak temen asal Klaten, namanya Risha. Sayangnya dia belum
tahu itu di mana. Tanya orang asal klaten yang lain aja. Oh iya, suaminya
kakakku kan asal klaten. Tanya deh sama kakakku. Katanya suaminya tahu itu
tempatnya dimana. Di dekat rumahnya. Sayangnya beliau bisa nganterinnya cuma
pas akhir pekan aja, pas kerjanya lagi libur. Ya gimana? kalau akhir pekan bisa
dipastikan tempat wisata pada penuh. Inisiatif nyari tempatnya sendiri aja deh.
Dengan hanya bermodalkan ancer-ancer yang diperoleh dari google, aku
janjian sama Risha.
Selasa, 20
Januari 2015 pukul 09.30 WIB kami berangkat dari Solo, tepatnya dari belakang
kampus UNS. Motoran dari belakang kampus-jebres-gladag-keraton-entah muter
muter sampai mana lagi- sampai daerah Delangu. Nyari pasar Delangu. Menurut
ancer-ancer, harusnya dari perempatan lampu merah pasar
delangu maju sekitar 200 meter sampai ada Toko olahraga JEMPOL dikanan jalan.
Namun setelah perempatan lampu merah pasar, kami langsung belok kanan.
Mikir-mikir kok sampai masuk pabrik ya? Kok jalannya kecil dan nggak terlalu
ramai? Apa jangan-jangan nyasar? Berhenti sejenak. Baca petunjuk lagi. “Jika
dari arah Solo, maka carilah pasar Delangu. Dari perempatan lampu merah pasar delangu
maju sekitar 200 meter sampai ada Toko olahraga JEMPOL dikanan jalan, belok
kanan” Maju sekitar 200 meter, harusnya maju dulu baru belok. Balik lagi deh
nyari lampu merah yang tadi. Ikuti petunjuk lagi sampai menemukan gapura
bertuliskan “SELAMAT DATANG DI DESA WISATA AIR PONGGOK”. Waahhh senangnya kita
dah nyampe daerah Ponggok. Masih mengikuti petunjuk, dan kami berhasil
menemukan tulisan “Umbul Ponggok” :)
Jadi bagi teman-teman yang belum
pernah dan ingin main ke Ponggok ini ada sedikit ancer-ancer. Jika dari arah
Solo, maka
Kamis, 08 Januari 2015
50 Fakta Mengejutkan Indonesia
1. Di masa Raffles (1811) pemilik modal swasta hanya boleh menguasai lahan maksimal 45 tahun; di masa Hindia Belanda (1870) hanya boleh menguasai lahan maksimal selama 75 tahun; dan di masa Susilo Bambang Yudhoyono (UU 25/2007) pemilik modal diperbolehkan menguasai lahan selama 95 tahun. Teritorial Indonesia (tanah dan laut) telah dibagi dalam bentuk KK Migas, KK Pertambangan, HGU Perkebunan, dan HPH Hutan. Total 175 juta hektar (93% luas daratan Indonesia) milik pemodal swasta/asing(Sumber : Salamuddin Daeng(SD), Insititut Global Justice (IGJ)
2. Sebanyak 85%
kekayaan migas, 75% kekayaan batubara, 50% lebih kekayaan perkebunan dan
hutan dikuasai modal asing. Hasilnya 90% dikirim dan dinikmati oleh
negara-negara maju. Sementara China tidak mengekspor batubara, Sekarang
kita harus bertarung di pasar bebas dagang dengan China – Asean. Ibarat
petinju kelas bulu diadu dengan petinju kelas berat dunia. Pasti
Knock-Out ! Siapa yang melindungi rakyat dan tanah tumpah-darah kita
ini?(Sumber : SD-IGJ)
3. Beberapa tahun terkhir kita impor 1,6 juta ton gula, 1,8 juta ton kedelai, 1,2 juta ton jagung, 1 juta ton bungkil makanan ternak, 1,5 juta ton garam, 100 ribu ton kacang tanah, bahkan pernah mengimpor sebanyak 2 juta ton beras(Sumber : RR) Pastinya ada yang salah dengan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia menyangkut sektor pertanian. Pasti juga ada agen kapitalis yang bermain di balik penindasan yang terjadi terhadap para petani Indonesia ini.
4. Penerimaan negara dari mineral dan batubara (minerba) hanya 3 persen
3. Beberapa tahun terkhir kita impor 1,6 juta ton gula, 1,8 juta ton kedelai, 1,2 juta ton jagung, 1 juta ton bungkil makanan ternak, 1,5 juta ton garam, 100 ribu ton kacang tanah, bahkan pernah mengimpor sebanyak 2 juta ton beras(Sumber : RR) Pastinya ada yang salah dengan kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia menyangkut sektor pertanian. Pasti juga ada agen kapitalis yang bermain di balik penindasan yang terjadi terhadap para petani Indonesia ini.
4. Penerimaan negara dari mineral dan batubara (minerba) hanya 3 persen
Langganan:
Postingan (Atom)




